JAKARTA – Kepala BNPB Willem Rampangilei menerima kunjungan dari Tim Desain Kedutaan Besar Australia. Pertemuan ini membahas tentang Konsultasi Desain untuk fase selanjutnya dari Australia-Indonesia partnership dalam Manajemen Risiko Bencana di Graha BNPB (9/4).

 

Tim desain dari Kedutaan Australia diwakili oleh Arthi Patel – Spesialis desain, Michelle Basley – Spesialis Monitoring & Evaluasi, Jonatan Lassa – Spesialis Manajemen Risiko Diskraktik dan Mindaraga Raharja- Spesialis Manajemen Risiko Bencana. Sedangkan Kepala BNPB ditemani oleh Dody Ruswandi – Sekretaris Utama BNPB, Raditya Jati – Direktur Pengurangan Risiko Bencana dan Said Faisal – Staf Ahli Kepala BNPB.

 

Kemitraan ini telah mendukung Indonesia mencapai kemajuan yang lebih jauh dalam Pengurangan Risiko Bencana (PRB), terutama di bidang teknis, koordinasi dan ketahanan masyarakat.

Willem mengatakan dalam kerjasama Australia Indonesia ini harus dapat melayani orang banyak dengan kualitas yang baik dan bekerja efektif, menyelesaikan pekerjaan sampai selesai, berdasarkan based sistem informasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (acu).

Berita Lainnya :

2.341 Kejadian Bencana, 377 Tewas dan 3,5 Juta Jiw... Tahun 2017 segera berakhir. Bencana selalu menyertai setiap waktu di tahun 2017. Data sementara, tercatat 2.341 kejadian bencana selama tahun 2017. Ri...
Perhutanan Sosial, Kini Masyarakat Legal Mengelola... JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rabu, 6 September 2017. Membangun Indonesia dari pinggiran, didefinisikan oleh Kementerian Lingk...
Loka Latih Kelompok Kerja Gender- BNPB tentang Pen... JAKARTA – Isu gender bukanlah hal baru untuk diperbincangkan dalam konteks pembangunan sumber daya manusia. Dalam penanggulangan bencana isu gender me...
Lima Tantangan Penanggulangan Bencana Kini SORONG – Kecenderungan kejadian bencana meningkat setiap tahun. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan kejadian bencana 2016 me...
Program Kemitraan Australia untuk PRB Indonesia