Tenjo, Kabupaten Bogor – Berkurangnya curah hujan berimbas pada mengeringnya sumur-sumur warga dan fasilitas pendidikan di Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo sejak Sabtu pagi (1/8/2026) pukul 09.00 WIB.

Krisis air bersih melanda empat titik, meliputi Kampung Tegal RT 02/02 (73 KK/410 jiwa), Kampung Nangerang 1 RT 01/03 (85 KK/425 jiwa), Kampung Nangerang 5 RT 05/05 (100 KK/511 jiwa), serta Pondok Pesantren AL-BASMALLAH di Kampung Sukaraksa RT 06/02 yang dihuni 135 santri (100 santri putri dan 35 santri putra). Total keseluruhan warga terdampak mencapai 258 KK (1.346 jiwa). Nihil korban luka maupun jiwa.

Guna menanggulangi krisis tersebut, BPBD Kabupaten Bogor mengerahkan kendaraan tangki untuk mendistribusikan total 10.000 liter air bersih (2 rit) yang bersumber dari PDAM Tirta Kahuripan Cibinong dan Tenjo.

Situasi terkini menunjukkan bantuan air bersih telah tersalurkan ke bak penampungan, toren, dan tempat penampungan santri maupun warga sekitar. BPBD meminta pengurus wilayah dan pihak pesantren untuk mengatur efisiensi pemanfaatan air.