Tenjo, Kabupaten Bogor – Penurunan curah hujan secara signifikan dalam beberapa minggu terakhir mengakibatkan surutnya drastis sumber mata air dan sumur warga di Desa Tenjo pada Kamis (30/7/2026) pukul 08.30 WIB.
Dampak krisis air bersih tersebar di empat titik lokasi, meliputi Kp. Lebak Pasar RT 06/01 (48 KK/147 jiwa), Kp. Lebak Pasar RT 05/02 (32 KK/105 jiwa), Kp. Dukuh Maja RT 04/02 (58 KK/178 jiwa), dan Kp. Sukasari Lama RT 01/04 (64 KK/187 jiwa). Akibatnya, total 202 KK (617 jiwa) serta fasilitas pesantren di lokasi kesulitan mendapatkan air bersih.
Nihil korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kekeringan ini.
Upaya penanganan dilakukan BPBD Kabupaten Bogor dengan mengerahkan kendaraan armada Tangguh 7 (F 9787 F) untuk mendistribusikan 5.000 liter air bersih (1 ritase) yang diambil dari PDAM Tirta Kahuripan Tenjo.
Situasi terkini mencatat pasokan air telah diterima oleh warga di keempat kampung dan kebutuhan air harian sementara waktu terpenuhi.
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak menggunakan pasokan air yang ada.