Tenjolaya, Kabupaten Bogor – Kombinasi hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang serta kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) yang sudah usang memicu bencana angin kencang dan tanah longsor di wilayah Desa Cibitung Tengah pada Sabtu sore (3/1/2026) pukul 16.00 WIB.

Bencana ini berdampak pada dua lokasi pemukiman warga. Di Kampung Tugu Pasir Kaung RT 017/05, terpaan angin kencang merusak 1 unit rumah (Rusak Ringan) milik Bapak Lomri yang dihuni 1 keluarga (3 jiwa). Sementara di Kampung Cibitung Tengah RT 011/03, TPT dengan dimensi panjang sekitar 15 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 1 meter ambruk longsor. Material longsoran menutupi fasilitas umum berupa Jalan Kampung Cibitung Tengah serta menyebabkan 2 unit rumah warga yang dihuni oleh Mak Entin (2 KK/6 jiwa) dan Bapak Ridwan (1 KK/3 jiwa) berada dalam kondisi terancam. Total warga terdampak dan terancam di lokasi ini mencapai 4 KK (12 jiwa).

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa bencana tersebut.

Petugas BPBD Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan pihak desa setempat, melakukan assessment kaji cepat, serta menyalurkan bantuan terpal darurat.

Situasi terkini mengkhawatirkan terjadinya longsor susulan jika hujan kembali turun deras, sehingga TPT yang ambruk membutuhkan penanganan dan perbaikan segera dari dinas terkait.

BPBD mengimbau pengguna jalan kampung dan warga penghuni rumah terancam untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.