Citeureup, Kabupaten Bogor – Menyusutnya debit sumber air akibat musim kemarau memicu krisis air bersih di Kampung Tajur Tapos RT 18 dan RT 19 RW 06, Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup sejak Senin pagi (3/8/2026) pukul 07.30 WIB.

Dampak krisis air melanda total 676 KK (1.078 jiwa), meliputi RT 18 (424 KK/858 jiwa) dan RT 19 (232 KK/930 jiwa). Tidak ada korban luka maupun jiwa.

Menanggapi situasi ini, BPBD Kabupaten Bogor mengirimkan total 10.000 liter air bersih (2 rit) menggunakan kendaraan tangki. Air diambil dari PDAM Tirta Kahuripan Cibinong dan Air Curah Nasurl Jaya Makmur (Cipambuan).

Air bersih telah tersalurkan ke toren penampungan dan wadah perorangan warga. BPBD mengimbau masyarakat untuk menjaga kerapian dan efisiensi pemanfaatan air.